Review Film Roman Holiday. Film Roman Holiday yang dirilis pada tahun 1953 tetap menjadi salah satu komedi romantis paling abadi dalam sejarah sinema, mengisahkan Putri Ann dari kerajaan Eropa yang bosan dengan jadwal resmi kunjungannya ke Roma, kabur dari kedutaan untuk menikmati satu hari kebebasan, dan bertemu Joe Bradley, seorang wartawan Amerika yang awalnya ingin memanfaatkan situasi demi berita besar, namun perlahan jatuh cinta dalam petualangan satu hari penuh pesona kota abadi tersebut. BERITA TERKINI
Alur Cerita dan Karakter Utama: Review Film Roman Holiday
Cerita berlangsung dalam 24 jam saja, dimulai ketika Putri Ann yang lelah dengan protokol kerajaan menyelinap keluar malam hari, tertidur di bangku taman, lalu ditemukan Joe yang membawanya ke apartemennya, esok harinya mereka menjelajahi Roma bersama dengan skuter Vespa ikonik, mengunjungi Spanish Steps, Mouth of Truth, dan kafe-kafe kecil, sementara Joe diam-diam mengatur temannya Irving untuk memotret, namun chemistry alami antara Ann yang polos dan Joe yang sinis berkembang menjadi ikatan emosional mendalam dengan akhir pahit-manis yang realistis.
Penampilan Aktor dan Produksi: Review Film Roman Holiday
Audrey Hepburn memerankan Putri Ann dengan keanggunan alami, senyum menawan, dan ekspresi polos yang membuat debut layar lebarnya langsung legendaris serta membawa pulang penghargaan aktris terbaik, sementara Gregory Peck sebagai Joe Bradley tampil karismatik, santai, dan penuh integritas yang menciptakan chemistry romantis sempurna, didukung Eddie Albert sebagai Irving yang menghadirkan humor ringan, dengan syuting langsung di lokasi Roma yang hitam-putih indah menangkap keaslian kota, dari Colosseum hingga Trevi Fountain, memberikan nuansa dokumenter yang segar.
Tema dan Pesan yang Disampaikan
Film ini mengeksplorasi tema kebebasan pribadi versus kewajiban, keindahan momen sederhana di tengah hidup yang terstruktur, serta cinta yang tulus meski tahu harus berakhir, menyampaikan pesan bahwa satu hari penuh kejujuran dan petualangan bisa lebih berarti daripada seumur hidup formalitas, dengan sentuhan ringan tentang etika jurnalistik dan pengorbanan demi orang yang dicintai, sehingga terasa timeless dan relevan hingga sekarang.
Kesimpulan
Roman Holiday berhasil menjadi mahakarya komedi romantis yang elegan dan menghangatkan hati berkat penampilan ikonik Audrey Hepburn dan Gregory Peck, alur sederhana namun penuh makna, serta keindahan Roma yang abadi, meski berakhir tanpa pelukan khas Hollywood, justru pilihan realistis itulah yang membuatnya istimewa dan terus dicintai generasi demi generasi sebagai tontonan klasik yang sempurna untuk mengingatkan kita akan pesona cinta sesaat yang tak terlupakan.

